Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2023

Pelukan Siang Mu

 Tuan, kau menemui tubuh ini dengan rasa percaya mu. kau meninggalkan tubuh ini dengan pelukan yang mungkin takkan kau lepaskan.  entah itu salam terakhir kita. atau itu pertanda bahwa kau akan merindu dan segera menenemui ku lagi? aku membiarkan rasa itu bergantung pada keputusan sang pencipta. bukannya menyerah. namun, aku sudah takut untuk melangkah semena-mena. aku, lelah untuk menaruh segala harapan pada manusia yang ku cinta. belum kusadari, tanpa perlu menyangkal. kau hadir, namun ku belum bisa pastikan rasa nya. belum sempat kusadari atau memang belum tersadar. temani saja aku. itu cukup untuk ku. semuanya tidak perlu terburu-buru. tidak perlu terkejar kejar. jalani hingga waktu lelah berdenting.

Wanita itu,

Wanita itu kuat. Dia adalah ciptaanNya yang terkuat. bagiku. Aku mencintainya hingga tak mampu ku ungkapkan. Aku menginginkan nya, hingga tak lagi bisa ku gapai dalam dekat. Aku mendambakannya, hingga tak lagi bisa ku lihat senyumnya. Aku merindu,  dan, Aku kehilangan. Teralu lama diri ini mencari. Tercari-cari dimana harus ku letakkan rindu yang ingin ku sampaikan. Dimana harus ku letakkan rindu yang tak bertuan. Dimana harus ku letakkan rindu yang tak bernyawa. Dimana harus ku letakkan rindu yang nyata? Arah yang beraturan, menjadi persimpangan dilema.  Asa yang penuh, hilang sembari ombak menarik butiran pasirnya.