Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2023

Lelaki Berkumis Tebal

hi. seperti apa kehidupan nyata mu? seperti apa perasaan mu? kau hanya mengungkapkan tanpa meminta. aku menunggu, tanpa diminta. usaha apa yang sedang kau lakukan?  apakah ini perasaan, yang hanya bisa ku rasakan namun tak pernah bisa untuk menyatakan? apakah aku akan melewati sisi terbaikmu? apakah kau hanya sebagai singgahan yang dikirim? persinggahan apa yang membuat mu nyaman dengan situasi ini? kita bergantung pada hari, tapi tak pernah menaruh harapan di masing-masing diri. kita berjalan, tanpa memikirkan lapisan langit. langkah kaki selalu membawa ke satu tujuan, tapi aku ragu. bahwa, tujuan kita tidak pernah diciptakan. melainkan hanya ciptaan sendiri. kekuatanku, tak cukup untuk meyakinkan perasaanku. namun, ketakutan ku cukup untuk membendung. pertunjukkan apa yang sedang kau jalani? aku selalu bertanya, sampai kapan kau terus begini?

Senyum Tuan

Wahai tuan. Hati ini membuka perlahan, meskipun ketakutan masih tertahan. Jiwa ini mulai terbuai, walau raga masih nampak ragu. Tuan, kepada siapakah kau menaruh senyum itu? lalu, pada siapakah mata itu tertuju? sudut siapa yang kau kenali hingga tatapan mu begitu jauh, hampir tak ku sadari. Tuan, paras seperti apa yang mampu menggetarkan hatimu? lantas, seperti apa ramuan mu hingga mampu menggetarkan jiwa yang hampir mati? kemana kan kau bawa jiwa yang tergetar oleh mu, tuan? akan kah waktu mu selalu berteman dengan jiwa yang tergetar oleh ulahmu? atau, kau memilih pergi jikatugas mu selesai? jawaban seperti apa yang akan ku dapatkan, tuan? Wahai tuan dengan seisinya. dunia seperti apa yang kau cari? perjalanan seperti apa yang kau butuhkan? kepada siapa tujuan mu tertanam? adakah jiwa yang mampu menggetarkan dunia mu? apakah aku? adakah yang lainnya? tak kuharap siapapun, kecuali diri ini yang bergejolak karena mu. berkunjung seperti apa yang tuan ingini? lalu, tulus seperti apa yang...

Teka Teki Semesta

obrolan tentang bunga, berakhir dengan sebuah buket bunga. perasaan apa yang membawa mu? "selembar daun kering memang tidak mampu untuk menutupi bumi, namun bila menempel dimata tertutuplah bumi" "menurut mu? maksud nya apa?" pertanyaan yang kau lontarkan. selembar daun kering rata-rata berukuran setapak tangan dengan bentuk yang bermacam-macam. bumi, adalah benda angkasa yang kecil, jika dibandingkan planet besar lainnya. namun, ukuran 1 daun kering memang tidak mampu menutupi besarnya radius bumi. yang mampu menutup keberadaan bumi, adalah mata. mata, diciptakan untuk melihat dengan jarak pandang yang terbatas. sehingga, jika mata tertutup daun kering, maka nyata nya bumi akan hilang. kiasan tersebut kadang membuat beberapa pemikir membelahnya dan menjadikannya beberapa sudut pandang yang berbeda. lantas, apa yang ada dipikiran ku? ungkapan tersebut mengatakan bahwa, pikiran tidak akan pernah habisnya untuk menilai sesuatu yang nyata (bumi). baik atau buruknya man...

Semesta Punya Kenyataan

hi. jika cerita kita berawal karena jus. lantas selanjutnya, cerita itu akan berakhir seperti apa? minuman? kenangan? cukup singkat, untuk kita saling tau. tapi, fakta nya kita tidak akan pernah benar benar tau.  seseorang pernah berkata bahwa "cerita yang paling asik adalah ketika bersama lawan jenis". kita adalah seorang pekerja cafe dengan jobdesc yang berbeda, sifat yang berbeda, asal yang berbeda, watak yang berbeda, dan waktu bertemu yang beda.  aku mengotakkan diri, agar tidak terlibat dengan mereka. ternyata, asing nya diriku ditarik untuk bergabung. bingung. tapi seru. aku menikmatinya. aku berjalan, walaupun jalan mu begitu cepat. ternyata langkah kakiku pun tidak begitu lambat untuk berjalan disamping mu. kita mengenal satu sama lain, walaupun aku tidak tau apakah sudah mengenalmu, dan aku tidak bisa menebak, apakah kamu sudah benar-benar mengenali ku. kita sering mengistirahatkan diri di pinggir pantai.  lambat laun, ternyata, nyaman membuat mu goyah. kamu goy...