Sunday, September 8th 2024
Ma,
Aku melewati banyak hal dalam kehidupan ini yang tak bisa lagi aku ceritakan pada mu,
Bukan hanya soal bahagia, sedih pun sudah ku lewati.
Dari dulu, sampai terakhir mama hembuskan nafas, hingga detik ini pun, aku selalu mencari jawaban atas pertanyaan ku.
Kepada siapa badan ini akan bersandar?
Bukan tak mau merasakan sakit nya, Ma. Hanya ingin merasakan dicintai oleh seseorang yang mencintai aku yang tak sedit banyak cacat nya.
Bukan tak mau menjadi pilihan karena di pilihkan yang terbaik, hanya merasa, apakah aku tidak cukup baik diantara yang terbaik?
Ma,
Jika semua telah diatur, sampaikan padaNya, bahwa pilihan Nya adalah yang terbaik daripada pilihan ku. Jauhkan aku dari apa yang membuat ku sakit dan sedih.
Semua yang di lewati membuat ku bingung. Bingung untuk memutuskan yang pasti.
Ma,
Aku bertahan bukan karena tertahan. Hanya karena, aku ingin menyaksikan langsung skenario hidupku yang telah di atur. Akan kemana alur cerita membawa nya.
Ma,
Seburuk apa aku di dunia ini?
Sebodoh apa aku di dunia ini?
Tapi aku tau, Sang Pencipta tidak akan pernah meninggalkan tanpa alasan. Kisahnya selalu akan ada cerita.
Rumit ma.
Aku sedih, tanpa tau pada siapa aku harus mengeluh.
Jika yang dilewati membuat nya bosan, dan semua tawaran selalu di acuhkan. Solusi apa yang terbaik dari semua nya?
Ma,
kini dia mendiami ku tanpa ku tahu pasti apa yang ada di kepala nya saat ini. yang pasti ia sedang bingung, ma. Bingung apa yang harus dilakukannya saat ini, dan pilihan apa yang harus ia ambil.
Memilih aku, atau kedua orang tua nya.
Ma,
katanya restu itu sulit, tp aku yakin klau sudah ditakdirkan, kata sulit itu hilang perlahan.
Ma, aku tidak tau apakah ini akan berjalan lancar, atau malah sebaliknya.
Tapi, aku harus bersiap untuk segala resiko yang terjadi atas kemauan orang tua nya.
Aku payah ya ma?
Komentar