#edisitelatpost

Ternyata mencoba untuk berdiri sendiri itu sulit. Banyak ujian yang tak terlihat. Semakin banyak dibikin senang, maka tak sedikit sedih berkunjung.

Ternyata mengambil pilihan itu sulit, padahal sulit hanya disebagian orang. Sulit dengan pertimbangan yang harus dipikirkan. 

Ternyata hidup bukan hanya untuk mencari makan, tentu untuk merasakan kesenangan lainnya. 

Kita bukan peramal yang bisa menentukan kita dimasa depan, bukan pula penyihir yang selalu bisa mengandalkan mantra nya.

Kita adalah manusia, dengan segala rasa dan harap.

Padahal sang pencipta berulang kali menjelaskan, jangan pernah berharap pada manusia. Berharaplah pada penciptanya. 

Kita sedang di tahap ragu tapi tidak lupa untuk saling menguatkan.
Ntah apa yang akan terjadi didepan, ku harap semua sesuai dengan apa yang dikisahkan.

Semua nikmat yang disediakan, tidak datang bagaikan hujan. Pinta dan bujuk ia, jemput ia.

Semua kegelisahan mu, takkan begitu hilang seketika. Tapi, ajarkan ia untuk memahami, bernegosiasi, yakinkan ia.

Semua yang tak pernah ada tampak, bukan berarti tidak ada. Hanya saja butuh waktu untuk menunjukkan apa yang tak pernah terlihat.

Semua yang terjadi bukan atas ketidaksanggupan mu, melainkan suatu hal yang sedang di uji untukmu.

Semua pilihan, bukan berarti ditujukan untuk semua kau pilih dan terlihat rakus. Hanya saja Ia ingin kau berfikir langkah mana yang akan kau pilih diantara kenikmatan yang akan diberi. 

Tidak pernah ada kalimat sia-sia, semua selalu ada hikmah jika ditarik bagian positif nya. Semua bisa dijadikan pembelajaran hidup, tanpa memandang apa perannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

00.37

We Know What We Want

Malam yang redup