00.37

 Hanya bisa melihat dari pergerakan kecil. Yang tak biss kulihat wujudnya, kudengar nafasnya.

Ntah apa yang ku tunggu, dia yang enggan menjawabku.

Ntah apa yang ku nantikan..

Hitungan detik, penantian itu muncul menjadi penawar. Seakan nyata. Saat terbangun, ternyata sebuah raga yang tak pernah datang.

Kau mengacuhkanku.

Kau diam seakan enggan berbicara.

Aku takkan lagi bertanya.

Aku seperti berjalan di kesunyian, melewati dentingan waktu yang tak tau kapan berakhir.

Ntah apa yang merasuki jiwa mu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semesta Punya Kenyataan

We Know What We Want

Wanita itu,